Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

RAIH OPINI WTP

Admin
Artikel
29 Mei 2015 14:24:56

Image Berita


Kulon Progo kembali meraih Opini WTP dari BPK. Prestasi ini tidak lepas dari kerja keras seluruh elemen jajaran Pemkab Kulon Progo. Opini WTP ini diketahui saat Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan DIY menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2014 kepada Kulon Progo, Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Sleman, dan Gunungkidul.

Penyerahan dilakukan di Audiotorium BPK Perwakilan Yogyakarta, Jl. HOS Cokroaminoto 52 Yogyakarta, Kamis, (28/05). Laporan yang diserahkan BPK terdiri dari tiga laporan yaitu LHP atas Laporan Keuangan, LHP atas Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan, dan LHP atas Sistem Pengendalian Intern.

Kepala BPK Perwakilan DIY Drs. Parna,MM mengatakan BPK RI memberikan opini mengenai kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan. Pertimbangan dalam pemberianan opini atas laporan Keuangan anatara lain kesesuaian dengan Standar Akutansi Pemerintahan, Kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta efektivitas sistem pengendalian intern.

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, Kabupaten Sleman mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, dan Kulon Progo mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan paragraf penjelas. Sedangkan Kabupaten Gunungkidul mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Terkait paragraf penjelas terhadap yang diberikan kepada Kulon Progo, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Kulon Progo Drs.Rudiyatno,MM bersama Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan Iswandari Artiningsih,SE,Ak menyampaikan ada 1 (satu) paragraf yaitu untuk Pencatatan Administrasi Aset Tetap.

Catatan ini karena seperti ada pengurus barang di SKPD yang belum menambahkan jumlah asset saat ada pemeliharaan gedung yang nilainya diatas Rp. 10 juta.

Untuk itu Kulon Progo masih punya "PR" yang perlu disempurnakan dalam hal administrasi ini, meskipun tinggal 1 (satu) paragraf. Drs.Rudiyatno,MM menyampaikan tahun depan bertekad dapat meraih WTP murni, tanpa paragraf. (at.MC)

Source: DPPKA

WhatsApp Chat