Catatan Harian – 9, Serba Terbatas...........
|
S |
etelah mengamati kondisi apa yang dimiliki di Bidang Aset, maka muncul kesimpulan sederhana dalam benakku, kok semuanya tidak dalam kondisi optimal. Semua serba terbatas mulai dari kondisi pegawai. Baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Selanjutnya sarana prasarana pendukung yang kurang memadai. Ditunjang lagi dengan keadaan pembiayaan kegiatan yang sangat terbatas.
Lha njur piye? (sebuah ungkapan bahasa Jawa yang artinya selanjutnya bagaimana?). Sebuah ungkapan yang mempunyai dua arti. Pasrah dengan kondisi yang ada kemudian mengeluhkan tentang kekurangan tersebut. Atau mencari peluang untuk mencari solusi yang tebaik untuk mengatasi masalah.
Ya kalau mau jujur, sebenarnya kekurangan dan ketiadaan bisa jadi kendala yang besar untuk mencapai tujuan. Namun aku tidak boleh memandang hal tersebut sebagai kendala sehingga menghambatku untuk mengejar target organisasi yang baru aku petakan saat ini.
Motto yang selalu disampakan ibuku bahwa hidup harus tetap berjalan sesuai dengan rencana yang kita susun. Karena ketiadaan dan kekurangan merupakan anugrah-Nya yang mesti disyukuri. Ketiadaan dan kekurangan akan menjadikan kita kreatif dalam upaya mencari solusi.
Ingat selalu : buat rencana – petakan masalah – terima kondisi – cari solusi – capai target.