KUNJUNGAN STUDI TIRU BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, KALIMANTAN TIMUR

Dalam rangka meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan pendapatan daerah, maka Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan studi tiru ke Kabupaten Kulon Progo. Kabupaten Kulon Progo dinilai mempunyai kondisi geografis yang hampir sama dengan Kabupaten Kutai Kartanegara di mana terdapat banyak lahan kosong dan bangunan. Perbedaannya adalah pemanfaatan lahan kosong yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara dinilai belum optimal. Oleh karena itu kunjungan studi tiru ini dimaksudkan untuk belajar dari Kabupaten Kulon Progo dalam hal pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) dan bagi hasil pajak daerah dengan desa (Kalurahan).

Kunjungan studi tiru dari Kabupaten Kutai Kartanegara dipimpin oleh Kepala BAPENDA Kabupaten Kutai Kartanegara, Dr. Bahari Joko Susilo, S.Pt, MP didampingi oleh Kepala Bidang Penagihan, Kepala Keberatan, beserta segenap jajaran. Rombongan diterima oleh Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah, Risdiyanto Nugroho, S. STP, M.Eng didampingi oleh Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran dan Penetapan Pajak Daerah, Kepala Sub Bagian Keuangan, beserta segenap jajaran. Acara diawali dengan paparan dari Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran dan Penetapan Pajak Daerah mengenai kondisi geografis Kabupaten Kulon Progo, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) dan pajak daerah lain di Kabupaten Kulon Progo serta berbagai hal terkait. Selanjutnya Sekretaris BKAD menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru ini diharapkan dapat menjadi forum bersama untuk saling bertukar informasi sehingga dapat diambil manfaat yang optimal bagi kedua belah pihak.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Kabupaten Kutai Kartanegara telah melakukan kegiatan penghapusan piutang pajak daerah terutama PBB sebanyak 2x yaitu untuk periode masa pajak tahun 1994-2000 senilai sekitar 5 M dan tahun 2001-2020 senilai kurang lebih 45 M. Kegiatan ini ditempuh sebagai upaya untuk meminimalisir tunggakan pajak yang tidak tertagih melalui kegiatan penagihan pajak daerah. Selain itu pemerintah juga memberikan relaksasi atas pembayaran pajak daerah pada masa pandemic covid-19.

Di sisi lain Kabupaten Kulon Progo belum melaksanakan kegiatan penghapusan piutang pajak, namun ada kegiatan lain yang serupa yaitu kegiatan clearing and cleansing pajak daerah pada tahun 2022 ini. Kegiatan clearing and cleansing bertujuan untuk merapikan data piutang pajak daerah di Kabupaten Kulon Progo sehingga menjadi sebuah informasi data pajak daerah yang valid dan up to date.

Melalui kegiatan sharring informasi ini kedua Kabupaten mendapatkan mendapatkan insight berharga guna peningkatan kinerja pada masa yang akan datang. Kabupaten Kulon progo mendapatkan gambaran dalam melaksanakan kegiatan penghapusan piutang pajak, sedangkan Kabupaten Kutai Kartanegara belajar mengenai penagihan pajak, pengelolaan pajak dan retribusi dari Kabupaten Kulon Progo.