INTENSIFIKASI PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB P2) TAHUN 2022 OLEH PENJABAT BUPATI KULON PROGO

Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2013 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 1 Tahun 2021 maka Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melaksanakan kegiatan intensifikasi pajak secara berjenjang. Kegiatan intensifikasi secara bertahap untuk masing-masing kalurahan/kelurahan yang belum mencapai target capaian PBB yang telah ditentukan sebelumnya berdasarkan Surat Keputusan Kepala BKAD Kabupaten Kulon Progo Nomor 49 Tahun 2022 tentang PetunjukTeknis Pemungutan PBB Tahun 2022. Adapun target penerimaan PBB Tahun 2022 adalah sebagai berikut:

  1. Penerimaan PBB s/d akhir Bulan April              15%
  2. Penerimaan PBB s/d akhir Bulan Mei                30%
  3. Penerimaan PBB s/d akhir Bulan Juni                50%
  4. Penerimaan PBB s/d akhir Bulan Juli                 70%
  5. Penerimaan PBB s/d akhir Bulan Agustus         80%
  6. Penerimaan PBB s/d akhir Bulan September   100%

Berdasarkan evaluasi terhadap penerimaan PBB P2 sampai dengan tanggal 30 Juni 2022, tercatat 4 Kalurahan yang berhasil menyelesaikan pembayaran PBB P2nya dengan capaian 100% yaitu Kalurahan Ngentakrejo (Kapanewon Lendah), Kalurahan Gulurejo (kapanewon Lendah), Kalurahan Banjarharjo (Kapanewon Kalibawang), dan Kalurahan Brosot (Kapanewon Galur). Lebih lanjut menurut data real time penerimaan PBB P2 Tahun 2022 sampai dengan tanggal 6 Juli 2022 capaian terendah ada pada Kalurahan Garongan, Kapanewon Panjatan dengan capaian sebesar 9,34%. Adapun capaian tertinggi untuk tingkat Kapanewon adalah Kapanewon Kalibawang sebesar 77,71% dan capaian terendah adalah Kapanewon Panjatan sebesar 28,7%. Dengan mengacu pada hasil evaluasi penerimaan PBB P2 tersebut sebagian besar Kalurahan/Kelurahan belum mencapai target yang ditetapkan sehingga kegiatan intensifikasi PBB P2 mendesak untuk dilaksanakan.

Kegiatan intensifikasi penerimaan PBB P2 dilakukan di tingkat Kapanewon sejak beberapa bulan terakhir dan di tingkat Kabupaten yang akan dilaksanakan mulai Rabu, 6 Juli 2022 bertempat di Ruang Rapat Menoreh Kompleks Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan intensifikasi pada hari  merupakan kegiatan intensifikasi perdana PBB P2 untuk masa pajak tahun 2022. Dalam kegiatan intensifikasi tersebut hadir 16 Kalurahan dari 2 Kapanewon yaitu Kapanewon Panjatan dan Kapanewon Galur, Kepala BKAD Kabupaten Kulon Progo, Kabid Pelayanan Pendaftaran dan Penetapan Pajak beserta jajaran.

Pada acara tersebut disampaikan paparan tentang capaian pada masing-masing Kalurahan, dilanjutkan dengan penyampaian permasalahan yang dihadapi oleh Kalurahan dan diakhiri dengan arahan dari Pj Bupati Kulon Progo, Bapak Drs. Tri Saktiyana, M.Si. Pj Bupati menceritakan pengalaman pada saat menjabat sebagai pengelola PBB P2, selain itu beliau menghimbau agar perangkat Kalurahan dapat menjadi teladan bagi warga utamanya dalam hal ketaatan dalam membayar pajak.

Dalam kesempatan tersebut juga diingatkan kembali mengenai beberapa informasi terkait perubahan data PBB P2 sebagai berikut:

  1. pembetulan dilakukan pada tahun 2022 untuk berkas masuk lengkap sampai dengan tanggal 31 Mei 2022
  2. pembetulan dilakukan pada tahun 2023 untuk berkas masuk lengkap sampai dengan tanggal 30 September 2022
  3. selanjutnya pembetulan akan dilakukan pada tahun 2024 untuk berkas masuk lengkap sampai dengan tanggal 31 Desember 2022

Perubahan PBB P2 sebagaimana tersebut di atas dikecualikan untuk pembetulan PBB P2 akibat munculnya tagihan pajak tahun sebelumnya yang telah terbayar. Perubahan data PBB P2 pada tahun berjalan selanjutnya akan diolah menjadi basis data yang up to date sebagai dasar penetapan pajak sehingga pendapatan daerah dari sektor pajak khususnya PBB P2 dapat optimal. Intensifikasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang optimal sebagaimana target yang ditetapkan mendukung terwujudnya kelangsungan pelaksanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Kulon Progo.