RAKORNAS TPKAD (TIM PERCEPATAN AKSES KEUANGAN DAERAH)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi keberadaan dan kerja keras Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang telah menjadi wadah koordinasi antarinstansi dan stakeholders dalam meningkatkan akses keuangan di daerah. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan secara virtual pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2020, yang diikuti oleh Bupati Kulon Progo dan Kepala BKAD Kaupaten Kulon Progo, Kamis (10/12/2020).

 

Dalam sambutanya Presiden menyampaikan bahwa sampai saat ini telah ada 32 TPAKD di Propinsi dan 165 TPAKD di tingkat kabupaten/kota, jumlah tersebut diharapkan terus ditingkatkan karena pentingnya peningkatan akses keuangan daerah untuk mendorong perekonomian, pertumbuhan, kesejahteraan, melalui inklusi keuangan daerah.

 

Selanjutnya Presiden mengajak seluruh pihak untuk melakukan beberapa cara guna meningkatkan akses keuangan.

Pertama, lebih agresif dalam meningkatkan literasi keuangan dengan cara cara yang inovatif serta melibatkan lembaga lembaga seperti lembaga pendidikan dan keagamaan sehingga masyarakat paham cara memperoleh akses keuangan.

Kedua, TPKAD harus lebih aktif untuk mendorong pendirian kelompok kelompok usaha, seperti kelompok kelompok tani terutama koperasi, dan pendampingan kepada masyarakat harus terus dilakukan.

Ketiga, percepatan infrastukur akses keuangan daerah harus dilakukan, seperti pendirian Jamkrida (Penjaminan Kredit Daerah), pendirian lembaga keuangan mikro, penyedian agen bank di setiap desa dan lain-lain.

Keempat, meningkatkan inklusi keuangan di daerah daerah yang masih pasif terutama untuk rakyat kecil dan UMKM.

 

Diungkapkan Presiden, berdasarkan data per September 2020, 73,7 persen kredit bank umum ada di Pulau Jawa. Sementara, Indeks Inklusi Keuangan Indonesia tahun 2019 baru sebesar 76 persen, masih di bawah negara-negara ASEAN lainnya.