Rakoor Pencairan dan Pelaporan Tahap Akhir DAK Fisik Tahun Anggaran 2020

Akuntabilitas dan transparansi diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan yang dibiayai DAK Fisik, yaitu antara lain berupa kewajiban daerah menyampaikan laporan realisasi penyerapan dana dan capaian output kegiatan DAK Fisik pada saat mengajukan pencairan DAK Fisik setiap tahap ke KPPN.Untuk memberikan keyakinan terbatas, kehandalan dan keabsahan laporan, maka penyaluran DAK Fisik TA 2020 mensyaratkan agar laporan tersebut direviu oleh aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) Daerah. Untuk itu pada Rabu Tanggal 18 November 2020 bertempat di Ruang Rapat Suroloyo Bappeda Kulon Progo telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Pencairan dan Pelaporan tahap akhir DAK Fisik Tahun Anggaran 2020.

Acara dimulai pada pukul 09.00 dan dihadiri oleh KPPN Wates,BKAD, BAPPEDA, APIP dan SKPD-SKPD Pengampu DAK Fisik. Dalam Pembahasan KPPN Wates yang diwakili oleh Eko Supriyanto menyampaikan agar relaksasi syarat penyaluran DAK Fisik sesuai dengan PMK 101/pmk.07/2020 dan pelaporan realisasi dan capaian output kegiatan melalui OMSPAN paling lambat tanggal 15 Desember 2020. Kemudian selanjutnya APIP menghimbau agar segera menyiapkan dokumen reviu  per bidang/sub bidang DAK Fisik paling lambat tanggal 4 Desember 2020.

Informasi terkait cut off laporan realisasi dan capaian output kegiatan melalui OMSPAN akan disampaikan melalui group pengendalaian DAK setelah ada pembahasan FGD, selanjutnya para admin SKPD agar segera input realisasi sesuai dengan SP2D BUD dengan cermat dan mengambil foto geotagging pada setiap kegiatan.