PENERAPAN KODE BARANG BARU BARANG PERSEDIAAN

 

Selama dua hari, Senin -  Selasa, 26 – 27 Oktober 2020 Pendampingan SIM-Persediaan Berdasarkan Permendagri Nomor 108 Tahun 2016 diselenggarakan di Ruang Rapat Aula BKPP Kab. Kulon Progo. Jadwal hari pertama diperuntukkan bagi 42 pembantu pengurus barang pengguna (pengurus barang persediaan di tingkat OPD), sedangkan peserta di hari kedua adalah pengurus barang pembantu (pengurus barang di tingkat UPTD) dari 21 Puskesmas.

Acara dibuka oleh Kepala Bidang Aset Sri Purlita S.Sos dilanjutkan simulasi teknis SIM-Persediaan dengan kode barang persediaan baru yang dipandu oleh Kepala Sub Bidang Inventarisasi dan Penilaian, Sudiantoro, S.E. yang juga programer aplikasi tersebut.

Materi pendampingan SIM-Persediaan ini mengoordinasikan perubahan kode barang milik daerah. Sebelumnya penggolongan dan kodefikasi barang persediaan terdiri dari 14 (empat belas) jenis barang persediaan yaitu alat tulis kantor, alat listrik dan elektronik, bahan, benda pos, barang berharga, barang yang akan diserahkan, barang cetak, alat kebersihan dan rumah tangga, alat olahraga dan kesehatan, alat pembelajaran dan laboratorium, obat dan alat kesehatan, bibit ternak, bibit tanaman, dan linen.

Dengan dasar Permendagri Nomor 108 Tahun 2016 tentang Penggolongan dan Kodefikasi Barang Milik Daerah barang persediaan dikelompokkan menjadi 3 obyek barang persediaan yaitu barang pakai habis, barang tidak pakai habis, dan barang bekas dipakai.

Rincian obyek barang pakai habis adalah bahan, suku cadang, alat/bahan untuk kegiatan kantor, obat-obatan, persediaan untuk dijual/diserahkan, persediaan untuk tujuan strategis/berjaga-jaga, natura dan pakan, persediaan penelitian, dan persediaan dalam proses. Barang tidak pakai habis mempunyai dua rincian obyek : komponen dan pipa. Persediaan barang bekas dipakai terdiri dari rincian obyeknya komponen bekas, dan pipa bekas.

Input kode barang persediaan yang baru dilakukan peserta dengan mengisikan barang-barang saldo awal persediaan bulan Oktober 2020 yang merupakan saldo akhir atau stock opname bulan September 2020. Setelah input saldo awal ditambahkan penerimaan atau belanja barang persediaan dan pengeluaran sehingga diketahui jumlah saldo akhir bulan Oktober 2020.

Kemudahan dalam input kode barang dibantu dengan disediakannya fasilitas pembuatan sub kode barang. Setiap barang persediaanberkode barang sampai nama sub sub rincian obyek. Misalnya kode barang untuk masker adalah 1.1.7.01.04.01.008.0459. Ketika akan menginput kode barang untuk masker scuba tinggal mengetikkan nama barang masker scuba pada field isian nama barang, maka sistem aplikasi akan menambahkan dua digit angka di belakang kode barang. Dengan fitur ini user dapat memberikan sub kode barang spesifik yang tidak perlu membuat kode barang baru yang dibuat oleh admin SIM-Persediaan di bidang aset BKAD.