PERSIAPAN AKSELERASI LAPORAN ASET DAN PERSEDIAAN TAHUN 2020 : PELAPORAN ASET DAN PERSEDIAAN ONLINE

Dalam rangka percepatan pelaporan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020, pada Rabu, 9 September 2020 bertempat di Ruang Rapat Sermo  digelar Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Persediaan menggunakan SIM-Persediaan Berbasis Web (Online). Rakor ini dibagi dalam dua bagian. Sesi 1 dimulai pukul 08.00 WIB – 11.30 WIB diperuntukkan bagi Tim Koordinasi Aset Sekolah, selanjutnya sesi 2 dengan waktu pukul 13.00 WIB – 15.00 WIB ditujukan bagi pembantu pengurus barang OPD dan puskesmas.

Mengingat pemberlakuan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 maka peserta tiap sesi berjumlah 30 (tiga puluh) orang dari kapasitas ruang yang bisa menampung 80 orang. Oleh sebab itu untuk sesi pagi tim koordinator aset sekolah sebanyak dua puluh sembilan orang mewakili pengurus barang sekolah, sementara sesi siang dihadiri pembantu pengurus barang dari Sekretariat Daerah, dua OPD Badan, sebelas OPD Dinas, tiga OPD kecamatan dan tiga puskesmas.

Koordinasi  dibuka oleh Asisten Sekretaris Daerah III Bidang Administrasi Umum, Bapak Drs. Djulistyo. Dalam arahannya beliau memotivasi kepada pengurus barang sekolah agar tetap bersemangat melaksanakan ketugasan pelaporan aset sekolah, terlebih dengan adanya tuntutan peningkatan percepatan LKPD yang di dalamnya terdapat laporan aset dan persediaan yang harus sudah direkonsiliasi, dikonsolidasi, dan selesai pada tanggal 31 Desember 2020. Selanjutnya LKPD dapat diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan paling lambat pada minggu kedua bulan Januari tahun 2021. “

Guna mempercepat pelaporan aset dan persediaan di tahun anggaran 2020 ini mulai digunakan aplikasi SIM-Persediaan basis web yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika. Pada kesempatan tersebut pengurus barang sekolah menginput data transaksi persediaan meliputi transaksi penambahan, pengeluaran, stock opname dan pelaporan persediaan. Proses entry data persediaan berjalan lancar meskipun terkendala kecepatan akses web maupun dari sisi aplikasi yaitu data kode barang yang belum lengkap ditampilkan dan beberapa data yang  belum terkoneksi.

Adanya permasalahan yang terjadi dalam penggunaan aplikasi web SIM-Persediaan tersebut akan dievaluasi oleh programmer pengembang Dinas Kominfo agar pada periode triwulan keempat SIM-Persediaan online sudah dapat digunakan dengan baik.