RAKOR PENCATATAN ASET BTT COVID-19 TAHUN 2020

Seperti diketahui bersama pencegahan penularan Covid-19 dilakukan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta mendeteksi suhu badan. Mematuhi protokol kesehatan tersebut di lingkungan tempat kerja perkantoran Pemda Kulon Progo disediakan tempat cuci tangan, memasang sekat akrilik di meja pelayanan, dan pemeriksaan suhu badan menggunakan infra red thermogun. Pengadaan peralatan kesehatan tersebut menggunakan anggaran belanja tak terduga yang digunakan setelah status kondisi daerah menjadi darurat.

Dalam situasi tidak darurat belanja barang oleh pemerintah daerah menggunakan belanja modal apabila barang yang dibelanjakan merupakan aset daerah, sedangkan barang persediaan daerah diadakan dengan belanja barang dan jasa. Belanja tak terduga belum mengelompokkan barang milik daerah menjadi aset tetap atau persediaan daerah.

Untuk itu pada Selasa, 18 Agustus 2020 bertempat di Ruang Rapat BKAD II diadakan Rapat Koordinasi Pencatatan Aset Covid-19 Tahun 2020. Rapat dihadiri dari unsur Inspektorat Daerah,  Bidang Aset, Bidang Akuntansi dan Pelaporan Badan Keuangan dan Aset Daerah, dan dipimpin oleh Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah  Risdiyanto Nugroho, S.STP., M. Eng.

Kesimpulan dalam rapat koordinasi mengenai kriteria pencatatan barang milik daerah yaitu aset tetap dan persediaan. Tempat cuci tangan (wastafel), sekat akrilik pada meja pelayanan, dan thermogun dimasukkan dalam kelompok aset tetap , sub bidang alat kantor dan rumah tangga karena mempunyai umur ekonomis lebih dari 1 (satu) tahun. 

Belanja tak terduga aset pencegahan penularan Covid-19 ini dianggarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah tetapi barang dibeli dan ditempatkan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Aset tersebut dicatat oleh OPD penganggar (BPBD) selanjutnya dimutasi ke OPD yang mendapat peralatan Covid-19.